Minggu, 22 November 2015

BANJIR





Sebanyak 2,600 keluarga yang kehilangan kediaman akibat banjir pada Disember lepas, akan menduduki rumah baharu yang dibina oleh kerajaan Persekutuan dan kerajaan Kelantan sebelum Ramadan ini
Menteri Besar Kelantan Datuk Ahmad Yakob berkata daripada jumlah itu, sebanyak 2,000 rumah akan dibina oleh kerajaan Persekutuan dan bakinya akan dibina oleh kerajaan Kelantan.

Kita akan bina (rumah) tanpa mengira fahaman politik dan agama, semua rakyat Kelantan yang terlibat dengan bencana itu akan memiliki rumah secara percuma," katanya kepada pemberita selepas merasmikan penyerahan kunci rumah kekal mangsa banjir di Desa Rahmat di sini, hari ini.
Seramai 10 mangsa banjir yang kehilangan rumah di Temangan masing-masing menerima kunci rumah mereka hari ini, yang membabitkan peruntukan pembinaan sebanyak RM400,000.

Ahmad yang juga Pengerusi Bersama Jawatankuasa Pasca Banjir Kelantan berkata Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak memberi jaminan akan memberi keutamaan supaya mangsa banjir yang kehilangan rumah, dapat menduduki rumah baharu dengan seberapa segera.
Selain itu, katanya mana-mana badan bukan kerajaan (NGO) yang bercadang menyumbang bantuan pembinaan rumah mestilah mengikut standard rumah seperti tiga bilik tidur, dua bilik air, dapur dan ruang tamu.
"Saya tidak mahu terjadi seperti NGO yang membina rumah di Pasir Tumboh (Gua Musang) tapi mempunyai dua bilik tidur dan ia tidak diterima oleh mangsa banjir menyebabkan ia terbengkalai," katanya.

Minggu, 15 November 2015

Laporan perkembangan aktivitas gunungapi Sinabung


Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terlihat bahwa gunung ini berkembang sangat cepat.
G Sinabung dan G Sibayak
Aktivitas letusan dan sifat Gunungapi Sinabung tidak pernah tercatat, oleh karena itu tidak diketahui aktivitas letusannya. Karena letusannya tidak pernah tercatat sejak tahun 1600, maka G. Sinabung dikelompokkan dalam tipe B, dan tidak dilakukan pemantauan secara menerus.
Selama ini aktivitas G. Sinabung terpantau hanya berupa manifestasi solfatara dan fumarola di dalam kawah aktif.
Bahkan gunung ini sering didaki dan memiliki pemandangan sangat indah seperti disebelah ini.
Selama dua hari sebelumnya berdasarkan informasi Tim yang berada di lapangan dilaporkan pada tanggal  28 Agustus 2010 pada pukul 08.00 – 16.00 WIB, secara visual terpantau asap putih tipis, ketinggian sekitar 20 meter dengan tekanan lemah hingga sedang. Kemudian pukul 16.00 – 19.00 WIB, G. Sinabung tertutup kabut. Sedangkan pengamatan pukul 19.00 – 24.00 WIB, tidak terpantau adanya asap dari kawah aktif.
Dengan demikian G. Sinabung tidak menunjukkan adanya tanda-tanda peningkatan kegiatan yang menjadikan kita siap-siap.
Namun pada 29 Agustus 2010 tengahmalam pukul 00.08 WIB, terdengar suara gemuruh. Dengan aktivitas tersebut maka G. Sinabung diubah tipenya dari tipe B menjadi tipe A dan statusnya dinyatakan AWAS terhitung pukul 00.10 WIB tanggal 29 Agustus 2010. Hal ini karena pada pukul 00.10 WIB setelah berkoordinasi dengan tim di lapangan, diputuskan dilakukan pengungsian masyarakat yang bermukim dan beraktivitas pada radius 6 km dari kawah aktif.
Sekitar pukul 00.12 WIB, tampak asap letusan dengan ketinggian 1500 meter dari bibir kawah.
Kalau dibandingkan dengan Gunung Kelud yang “gagal” meletus sebelumnya telah menunjukkan tanda-tanda dalam waktu yang cukup lama  bahkan sempat dituliskan dalam beebrapa dongengan :
Dengan adanya aktifitas yang sangat mendadak ini maka Tim Tanggap Darurat telah berada di lapangan (Desa Bekerah Cimacem, Kecamatan Namanteran) sejak 28 Agustus 2010 dan telah berkoordinasi dengan pejabat terkait dari Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Karo
Tim ini akan memasang peralatan pemantauan dan mengikuti perkembangan aktivitas G. Sinabung secara cermat. Dan karena G. Sinabung dalam status AWAS maka akan dilaporkan perkembangan aktivitasnya setiap 6 jam.
Direktorat Volkanologi memberikan himbauan kepada masyarakat sbb:
  • Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas dalam radius 6 km dari kawah aktif agar diungsikan ke tempat yang aman.
  • Jika terjadi hujan abu cukup deras, agar masyarakat menggunakan masker penutup hidung dan mulut serta menutup sumber air untuk keperluan minum.
  • Mengingat G. Sinabung tidak diketahui aktivitas dan sifat letusannya, maka masyarakat agar bersabar mengikuti arahan Pemerintah Daerah (BPBD/Satlak/Satkorlak) dan Pemerintah Daerah agar senantiasa berkoordinasi dengan Tim ahli di lapangan.
  • Mengingat saat ini di wilayah sekitar G. Sinabung sering turun hujan, agar masyarakat yang bermukim di bantaran sungai yang berhulu di puncak G. Sinabung agar mewaspadai kemungkinan terjadinya bahaya sekunder berupa banjir lahar

lannone batalkan operasi

Lannone Batalkan Operasi  


lannone

 
  Saya tidak mengalami gangguan berarti pada bahu kiri dan hasil paruh kedua musim juga positif," kata Iannone dalam laman Motorsport Pebalap Italia tersebut mengalami dislokasi bahu kiri saat terjatuh pada sesi uji coba di Sirkuit Mugello (Italia), Mei lalu. Sekitar empat bulan kemudian, Iannone terjatuh saat berlatih lari jelang GP Aragon. Kejadian tersebut kembali melukai bahu kirinya.

  Ketika itu, pebalap 26 tahun tersebut mengatakan akan menjalani operasi setelah musim 2015 selesai. Dia dijadwalkan naik meja operasi pada Selasa depan.Namun, Iannone berubah pikiran setelah mengetahui bahwa masa pemulihan akan memakan waktu tiga bulan, yang berarti dia akan kehilangan banyak kesempatan untuk melakukan persiapan jelang musim baru"Mungkin dalam beberapa tahun di depan saya harus menjelanai operasi, tetapi sekarang saya tidak ingin mengambil risiko mengawali musim baru dengan masih dalam proses pemulihan," ujar Iannone.Jadi, saya memutuskan untuk menundanya dan fokus pada persiapan selama musim dingin untuk menguatkan otot-otot di sekitar bahu kiri saya,katanya menambahkan.Meskipun mengalami cedera, Iannone tidak pernah absen sepanjang musim 2015. Dia gagal finis tiga kali dan menutup musim dengan berada di peringkat kelima klasemen akhir.

artikel selanjutnya : gunung sinabung